Minggu Biasa, 7 Juni 2026
Umat dipanggil terus melanjutkan karya kebaikan bukan karena menyukainya, melainkan karena Allah menghendakinya.
Umat dipanggil terus melanjutkan karya kebaikan bukan karena menyukainya, melainkan karena Allah menghendakinya.
Melalui bacaan leksionari Minggu ini, umat diajak untuk memahami bahwa Allah Tritunggal adalah Allah yang sejak kekal mencipta, menyatakan diri, dan menjadi sumber hidup sampai selama-lamanya.
Melalui ibadah Pentakosta ini, umat diharap memaknai Pentakosta sebagai panggilan untuk terus bergerak, beradaptasi bersama Roh Kudus dan berdampak bagi kehidupan.
Menghidupi tema "Disatukan dalam Doa, Digerakkan oleh Kuasa" berarti memandang masa penantian bukan sebagai hambatan, melainkan kesempatan untuk kembali menyelaraskan hati dengan kehendak Allah.
Pada Minggu Paskah VI, perenungan firman Tuhan berfokus pada janji Yesus tentang kehadiran Penolong. Kehadiran Penolong menjadi tanda bahwa Allah hadir dalam hidup orang beriman
Mengenal, percaya, dan beriman di dalam Yesus menuntun umat untuk mengenal dan hidup di dalam Allah. Inilah yang membentuk dan mengubahkan hidup sehari-hari orang-orang beriman.
Hidup berkelimpahan dalam Kristus tidak pernah dan tidak boleh berakhir pada diri sendiri.
Bacaan leksionari Minggu ini menuturkan berita tentang misi utama Yesus. Ia hadir tidak sekadar untuk memperbaiki perilaku moral manusia, tetapi untuk membawa transformasi spiritual yang utuh dan menyeluruh.
Dalam keseharian, umat juga perlu mengenali dan percaya pada realitas Yesus yang bangkit yang mengubah kehidupan.
Harus diakui bahwa selama ini kita membaca Kitab Suci dengan pendekatan antroposentris yang berpusat pada manusia sehingga bumi sering kali terabaikan, serta mengalami eksploitasi dan penindasan.