Minggu Pentakosta, 24 Mei 2026

Bergerak, Beradaptasi Bersama Roh Kudus
Kisah Para Rasul 2: 1–11

Dunia terus bergejolak dengan aneka perubahan yang kerap tidak dapat diprediksi sebelumnya. Situasi yang tampaknya baik-baik saja bisa berubah dengan cepat tanpa adanya tanda-tanda yang tampak sebelumnya. Menghadapi perubahan yang serba cepat dan tidak terduga itu dibutuhkan ketangkasan (agility). Rhenald Kasali, seorang akademisi, praktisi bisnis, dan pemerhati masalah sosial menyatakan bahwa agility merupakan kemampuan untuk bertindak dengan cepat, lincah, dan efisien dalam menghadapi perubahan. Kehidupan yang lincah, cepat, dan efisien akan tumbuh dan berkembang bila ada kemauan untuk membiasakan diri peka terhadap perubahan dan tanggap dalam menghadapinya. Warta Alkitab menyatakan tentang kehidupan para murid yang peka terhadap perubahan dan tanggap dalam menghadapinya. Kisah Para Rasul 2:1-21 menuturkan tentang para murid dan banyak orang lainnya peka pada hadirnya Roh Kudus sehingga mereka mampu mengalami karya Roh Kudus. Pengalaman bersama Roh Kudus membuat mereka tangkas untuk menghadapi perubahan disekitarnya. Damai sejahtera yang dialami para murid karena hadirnya Tuhan Yesus. Mereka menerima Roh Kudus yang dihembuskan oleh Tuhan Yesus (Yoh.20:19-23). Pengalaman itu membuat mereka tangkas untuk menyatakan pengampunan. Mereka mampu bergerak dan beradaptasi sesuai kehendak Allah. Kemampuan itu menjadikan mereka hadir di tengah dunia yang membutuhkan penyelamatan Allah. Melalui ibadah Pentakosta ini, umat diharap memaknai Pentakosta sebagai panggilan untuk terus bergerak, beradaptasi bersama Roh Kudus dan berdampak bagi kehidupan. (wsn)

Picture of Nova Pradana
Nova Pradana
No events to display.
No events to display.