Minggu Paskah VII, 17 Mei 2026
Menghidupi tema "Disatukan dalam Doa, Digerakkan oleh Kuasa" berarti memandang masa penantian bukan sebagai hambatan, melainkan kesempatan untuk kembali menyelaraskan hati dengan kehendak Allah.
Menghidupi tema "Disatukan dalam Doa, Digerakkan oleh Kuasa" berarti memandang masa penantian bukan sebagai hambatan, melainkan kesempatan untuk kembali menyelaraskan hati dengan kehendak Allah.
Pada Minggu Paskah VI, perenungan firman Tuhan berfokus pada janji Yesus tentang kehadiran Penolong. Kehadiran Penolong menjadi tanda bahwa Allah hadir dalam hidup orang beriman
Mengenal, percaya, dan beriman di dalam Yesus menuntun umat untuk mengenal dan hidup di dalam Allah. Inilah yang membentuk dan mengubahkan hidup sehari-hari orang-orang beriman.
Hidup berkelimpahan dalam Kristus tidak pernah dan tidak boleh berakhir pada diri sendiri.
Bacaan leksionari Minggu ini menuturkan berita tentang misi utama Yesus. Ia hadir tidak sekadar untuk memperbaiki perilaku moral manusia, tetapi untuk membawa transformasi spiritual yang utuh dan menyeluruh.
Dalam keseharian, umat juga perlu mengenali dan percaya pada realitas Yesus yang bangkit yang mengubah kehidupan.
Harus diakui bahwa selama ini kita membaca Kitab Suci dengan pendekatan antroposentris yang berpusat pada manusia sehingga bumi sering kali terabaikan, serta mengalami eksploitasi dan penindasan.
Alam Pun Berduka Yesaya 50: 4–9a; Mazmur 31: 9–16; Filipi 2: 5–11; Matius 27: 11–54 Pada minggu ini, gereja merayakan dua perayaan sekaligus, yaitu Minggu […]
Dari Kematian Menuju Kehidupan Yehezkiel 37: 1–14; Mazmur 130; Roma 8: 6–11; Yohanes 11: 1–45 Selama masa Prapaskah, gereja menetapkan masa 40 hari agar umat […]
Menyadari Sisi Gelap Menyambut Terang 1 Samuel 16: 1–13; Mazmur 23; Efesus 5: 8–14; Yohanes 9: 1–41 Masa Pra-Paskah mengundang umat untuk hidup di dalam […]