Totalitas Seorang Pengikut Kristus
1 Raja-Raja 19: 15–16, 19–21; Mazmur 16; Galatia 5: 1, 13–25; Lukas 9: 51–62
“I’ve decided to follow Jesus; I have decided to follow Jesus; I have decided to follow Jesus; No turning back, no turning back.” Demikianlah sepenggal lirik nyanyian yang dikenal oleh sebagian umat Kristen. Nyanyian tersebut lahir dari kisah hidup seorang pengikut Kristus bernama Nokseng. Ia kehilangan kedua anak, istri, bahkan nyawanya sendiri Ketika mempertahankan imannya pada Kristus. Latar belakang sejarah lagu ini membuat kita menyadari bahwa totalitas seorang pengikut Kristus terlihat dari komitmennya untuk no turning back (tidak berbalik dari Tuhan) dan konsekuensi yang harus ditanggung dalam mempertahankan iman.
Kyle Idleman, dalam bukunya Not a Fan, memaparkan perbedaan antara seorang pengikut dengan seorang penggemar. Dia menuliskan seorang penggemar bisa mengetahui banyak hal tentang tokoh idolanya, tetapi dia hanya akan berhenti sampai tahap mengumpulkan banyak informasi saja. Tidak ada kerinduan untuk hidup mengikuti jejak sang tokoh idolanya. Ini berbeda dengan seorang pengikut yang akan berjalan mengikuti jejak langkah sang tokoh panutannya. Totalitasnya sebagai seorang pengikut akan terlihat dari keserupaannya dengan tokoh yang diikutinya.
Orang Kristen dipanggil menjadi pengikut dan bukan sekadar penggemar. Seorang pengikut Kristus akan menjalani proses semakin serupa dengan-Nya setiap hari. Kata “semakin” menunjukkan seharusnya selalu ada progres atau perkembangan yang terjadi dalam diri seorang pengikut. Oleh sebab itu, dalam hidup seorang pengikut Kristus hanya ada dua kemungkinan yang terjadi, yaitu semakin serupa dengan Tuhan dan bertumbuh atau berhenti bertumbuh. Ketika seorang pengikut berhenti bertumbuh, itu berarti dia mengalami kemunduran dalam hidupnya. Ia tidak lagi semakin serupa dengan Kristus karena ia mengalami stagnasi. Bacaan leksionari Minggu ini akan menolong kita untuk menjadi seorang pengikut Kristus yang total. Kita akan belajar mengenai hal-hal yang harus dilepaskan, didulukan, dan dikenakan sebagai konsekuensi mengikut Dia. (DRS)