Diteguhkan oleh Cahaya Kemuliaan-Nya
Keluaran 24: 12–18; Mazmur 2; 2 Petrus 1: 16–21; Matius 17: 1–9
Orang yang berharap bahwa dengan menjadi Kristen hidupnya akan jadi mudah dan serba-enak, pasti akan kecewa. Dalam kehidupan menggereja, banyak dijumpai orang marah pada gerejanya, lalu meninggalkan persekutuan karena merasa tidak mendapat apa-apa di dalamnya. Gambaran persekutuan dengan layanan seperti hotel Bintang lima kandas karena di dalamnya kadang dijumpai perbedaan pendapat antar-kelompok, gosip-gosip, aneka ketidakpuasan, dan pelbagai situasi yang dirasa tidak menyenangkan. Selain dalam persekutuan umat, dijumpai pula kisah kandasnya cita-cita dalam pekerjaan, studi, relasi dengan sesama, serta aneka harapan lainnya. Ketidaksiapan menghadapi kekecewaan dan pergumulan mendatangkan rasa pilu yang dalam. Di sinilah peneguhan dibutuhkan oleh mereka yang memerlukan dukungan.
Petrus merasakan peneguhan Allah melalui transfigurasi Kristus. Bersama Yakobus dan Yohanes mereka melihat wajah Kristus bercahaya seperti cahaya matahari dan jubah-Nya tampak putih berkilauan. Sebagai orang Yahudi yang memegang teguh ajaran Taurat, kemilau cahaya Yesus serasa menakutkan (bdk. Kel. 33: 20). Namun, perasaan mereka keliru. Sapaan Yesus, “Berdirilah, jangan takut” (Mat. 17: 7), membuat mereka mampu mengalahkan rasa takut. Ketakutan mereka berubah menjadi keberanian untuk berdiri dan berjalan bersama menuruni gunung dan memasuki Yerusalem, kota tempat penderitaan Yesus akan terjadi.
Transfigurasi menjadi peristiwa yang menakutkan sekaligus menggetarkan Petrus. Pengalaman peneguhan Allah membuatnya mampu memberikan dukungan bagi sesama umat Allah yang sedang menghadapi aneka pergumulan di perantauan (bdk. 2Ptr. 1: 19). Pengalaman Petrus itu sejatinya adalah pengalaman setiap pengikut Yesus di sepanjang zaman. Cahaya kemuliaan Kristus menerangi berbagai pergumulan umat-Nya. Sebagai orang-orang yang diteguhkan Allah, mari hadir bagi sesama yang membutuhkan dukungan kasih dengan hidup saling meneguhkan satu di antara yang lain. (WSN)