Minggu, 28 Desember 2025

Berjumpa dengan Allah dalam Ketakutan Kita

Yesaya 63: 7–9; Mazmur 148; Ibrani 2: 10–18; Matius 2: 13–23

Pada Minggu pertama setelah natal, kita diingatkan bahwa ketakutan itu masih saja menghampiri kita meskipun kita sudah berusaha untuk menghindarinya. Untuk itulah kita belajar merespons dengan tepat. Dengan merespons secara tepat, ketakutan tidak melumpuhkan manusia, namun justru membawa umat mengerti bahwa Allah sedang mendekat dan mendekap kita dengan kasih-Nya.

Henry Manampiring dengan mengutip gagasan Stoikisme menuliskan pada buku berjudul “Filosofi Teras” menyatakan bahwa semua peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia sesungguhnya bersifat netral. Respons kitalah yang menyebabkan peristiwa tersebut berdampak baik atau buruk. Dengan cara berpikir ini, kita diajak untuk memandang dan merespons ketakutan dengan cara yang tepat, sehingga ketakutan tersebut tidak membuat kita kehilangan kendali. Dengan demikian pemaknaan atas ketakutan secara tepat menjadikan kita semakin karib dengan Tuhan, terbuka kepada-Nya dan semakin mengerti arah hidup kita sesuai dengan kehendak-Nya.

Pemberitaan firman pada minggu ini mengundang kita berjumpa dengan Allah dalam ketakutan kita. Dalam perjumpaan itu, kita akan merasakan pertolongan Allah dan ujung akhirnya mendorong kita untuk bersyukur kepada-Nya. (BW)

Picture of gkibintama
gkibintama
No events to display.
No events to display.